• Tips Jitu Mengusir Serangga di Rumah Keluarga: Bersih Sehat Tanpa Ribet!

    Keberadaan serangga di dalam rumah terkadang sangat mengganggu dan membuat aktivitas menjadi tidak nyaman. Serangga yang paling sering ditemukan di dalam rumah adalah semut dan kecoa.

    Tips Jitu Mengusir Serangga di Rumah Keluarga: Bersih Sehat Tanpa Ribet!

     

    Apabila semut bisa diakali dengan menutup makanan dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan, maka mengatasi kecoa terkadang tidak semudah itu. Meskipun sudah rajin membersihkan rumah, belum tentu tidak ada serangga yang tidak berhasil masuk ke rumah.

    Saat menyapu juga tidak hanya asal menyapu saja namun juga perlu memperhatikan sudut-sudut ruangan, internit atau langit-langit setiap ruangan, atau kolong meja yang sulit dijangkau. Kebersihan toilet juga perlu diperhatikan. Beberapa tips menjaga kebersihan rumah di bawah ini mungkin bisa menjadi langkah Anda untuk mencegah dan mengurangi serangga yang masuk ke dalam rumah. 

    Bersihkan rumah (terutama dapur) setiap hari. 

    Rawat tanaman hias dengan baik dan apabila memiliki kebun atau taman di dekat rumah, sebaiknya disapu sampah dedaunannya setiap hari. 

    Bersihkan kamar (terutama kasur) dengan membersihkan kasur dan menjemurnya di matahari atau menggunakan mesin penyedot debu agar terhindar dari serangan tungau. 

    Jauhkan sampah rumah tangga dari dalam rumah, dan apabila ada tempat sampah di dalam rumah, buang ke tempat sampah utama secara berkala. 

    Bersihkan remah-remah sisa makanan yang jatuh ke lantai sesegera mungkin agar selain serangga, bakteri juga tidak berkembang di area lantai tersebut. 

    Tata ulang peralatan dapur dan bumbu-bumbu masak. Dengan menata ulang peralatan masak dan bahan-bahan dapur secara otomatis Anda juga akan lebih jeli saat membersihkan setiap sudut dan kolong yang ada di dapur. Dapur jadi terlihat lebih rapi dan bersih. 

    Letakkan bahan makanan yang mempunyai penutup rapat yang susah dimasuki oleh serangga 

    Cuci baju setiap hari. Apabila terdapat baju yang berlumpur atau terdapat kotoran, sebaiknya dibilas dulu sebelum dimasukkan ke keranjang baju kotor. 

    Tutup jendela dan pintu pada malam hari. 

    Tutup ventilasi udara (ventilasi di atas jendela) dengan kain renda atau dinding kawat super kecil dan tipis agar udara dan cahaya tetap bisa masuk ke dalam ruangan. 

    Pilih wewangian yang tidak disukai oleh serangga (serai, daun pandan, lavender, lemon, cengkeh, daun kemangi, dan jeruk). 

    Taruh vas bunga berisi air dan beberapa lembar daun serai di sudut-sudut ruangan. 

    Gunakan kapur serangga. Sekilas terlihat seperti kapur tulis biasa, namun kapur serangga ini mengandung zat-zat kimia yang bisa meracuni serangga. Apus serangga bisa dengan mudah Anda dapatkan di minimarket atau bahkan toko-toko kelontong dekat rumah Anda. 

    Keluarkan tanaman hias dari dalam rumah ketika ingin menyiraminya dan biarkan terkena sinar matahari untuk beberapa jam. Setelah tanah tidak terlalu basah, letakkan kembali tanaman ke dalam ruangan. Hal ini untuk mencegah lalat bertelur di dalam tanah tersebut. 

    Gunakan kertas lem yang khusus untuk perangkat lalat. Kertas lem mini sangat praktis dan tinggal diletakkan di tempat-tempat yang dekat dengan makanan atau tempat sampah di dalam rumah. Anda bisa membelinya di pasar tradisional, minimarket, supermarket atau toko plastik. 

    Apabila Anda memiliki usaha catering atau warung makan, menyalakan lilin dan letakkan di etalase makanan untuk mengusir lalat. Lalat tidak suka dengan asap yang dihasilkan oleh lilin tersebut. 

    Tidak perlu menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti bahan kimia pembunuh serangga seperti pestisida atau lainnya untuk bisa mengusirnya. Apabila ingin menggunakan obat semprot, cukup gunakan obat semprot nyamuk saja dan hindari menyemprot cairan ke area-area yang terdapat makanan yang tidak di tutup rapat.

    Cukup semprot pada area yang ada serangganya saja. Mengusir serangga dari rumah bisa dibilang susah-susah gampang karena serangga bisa masuk melalui celah apa saja dan apalagi ketika sedang musim hujan.

    Saat musim hujan biasanya lalat berjumlah lebih banyak, namun ketika memasuki musim kemarau, semut-semut akan berdatangan untuk mencari persediaan makanan apapun yang dimiliki manusia untuk bisa bertahan hidup saat kekeringan tiba. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan ruagan agar serangga tidak betah di rumah Anda. 


    Tags Tags: , , ,